JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 PERCOBAAN 3 MANIPULASI ALAT-ALAT PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK

 

 JURNAL MANIPULASI ALAT-ALAT PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK

JURNAL PRATIKUM KIMIA ORGANIK I

 

OLEH :

CYNTIA WIDI UDYA (A1C119011)



DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021

 

JURNAL PERCOBAAN 3 “MANIPULASI ALAT-ALAT PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK “

-FEBUARI 27, 2021

JURNAL PERCOBAAN 3

“MANIPULASI ALAT-ALAT PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK “

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr .Drs.SYAMSURIZAL, M.Si

 

NAMA: CYNTIA WIDI UDYA

NIM: A1C119011

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

I.                   JUDUL                    : Manipulasi Alat-Alat Praktikum Kimia Organik

II.                HARI/TANGGAL  : Senin, 1 Maret 2021

III.             TUJUAN                 : Adapun Tujuan Dari Praktikum Kali ini adalah

1.      Dapat mengetahui cara memanipulasi alat-alat dengan merakit alat destilasi  menggunakan alat  yang sederhana dan menggunakan alat destilasi yang standar

2.      Dapat membandingkan manipulasi alat-alat praktikum dengan cara merakit destilasi  mengunakan peralatan yang sederhana dan peralatan standar   

 

IV.             LANDASAN TEORI

        Berbagai penelitian dan praktikum yang dilakukan oleh seorang praktikan harus dapat dilakukan disebuah laboratorium. Karena didalam laboratorium sudah dilengkapi oleh alat-alat dan bahan-bahan praktikum yang sudah sangat lengkap dan terpenuhi dengan baik dan dapat mendukung praktikan dalam melakukan suatu praktikum. Ketika kita akan melakukan sebuah percobaan di laboratorium kita harus mengenal dan memahami apa fungsi masing-masing alat yang berada didalam laboratorium. Kalau kita sudah dapat menegenali alat dan bahan dengan benar kita dapat membedakan mana yang berbaha dan tidak demi keselamtan seorang praktikan dalam melakukan sebuah praktikum di dalam laboratorium (Pamungkas, 2014).

        Dengan kita dapat mengenal suatu alat praktikum dapat membantu kita dalam proses melakukan sutu percobaan dan dapat melindungi keselamatan kerja kita dalam melakukan suatu percobaan untuk meneliti praktikum yang akan kita lakukan. Agar mudah dapat dilakukan dengan cara memodifikasi suatu alat-alat praktikum yang terdapat dalam laboratorium. Dengan adanya modifikasi tersebut dapat memudahkan kita untuk mengetahui fungsi-fungsi dari alat-alat tersebut. Untuk meminimalisir sedikit kesalah dalam melakukan praktikum penggunaan alat-alat harus dilakukas sesuai dengan prosedur yang benr dan sesuai dengan yang diterapkan sebelumnya. Agar praktikan mendapatkan suati hasil dari penelitian yang tepat dan benar serta mendapatkan dta=data dari praktikum yang tepat dan sesuai dengan literatur (Hokayuruke, 2013).

        Proses pemisahan campuran yang dilakukan dengan suatu padatan dan dengan suatu cairan dengan cara melewatkan suatu umpan melalui sebuat alat penyaringan disebut dengan pemisahan filtrasi. Pemisahan filtrasi ini banyak dilakukan seperti pada suatu proses pemurnian air mineral. Umpan dalam proses filtrasi ini disebabkan oleh adanya sebuah dorongan yang berupa suatu padatan yabg berupa sebuah tekanan yang mengakibatkan gravitasi atau tenaga yang mengalami perputaran. Filtrasi dilakukan jika jumlah dalam padatan mengalami suspense yang lebih kecil daripada suatu zat cairnya (Oxtoby, 2016).

        Pemisahan dengan cara sentifugal atau centrifugasi filtres merupakan suatu pemisahan yang penyaringnya terdiri dari sebuah keranjang berputar yang berbentuk kerucut atau silinder yang di ujung terbukanyta terdapat suatu padatan yang dipisahkan dengan habis. Variabel atau sebuah variable motor suatu kecepatan merupakan keranjang dari sentrifugal yang terdapat pada ujung poros drivenya sentrifugal. Dinding keranjang yang terdapat pada pemisahan centrifugasi filtres ini terbuat dari sebuah media yang memiliki suatu filter berbebtuk pori dapat merupak suatu pelat yang mempunyai lubang. Cara kerjanya dapat berupa sebuah lintasan yang berserat melewati sebuah keranjang yang dilakukan dari luat hingga menuju ke casing yang berada disekitarnya, lalu akan meninggalkan padatan yang terletak dibelakangnya kea rah media filter sentrifugasinya tersebut (Sutherland, 2008).

        Filter yang paling sederhana merupakan proses pemanasan yang merupakan sebuah pretreatment umpan filter menggunakan suatu alat berupa rotary vacuum  filter. Proses filter pemanasan ini umumnya terbatas karena stabilitas fermalnyayang dapat merubah suatu katakterisktik dalam senyawa kimia yang berubah menjadi suatu bentuk yang tidak stabil serta mudah untuk difiltrasi. Cara yang lainnya adalah dengan menambahkan suatu elektrolit untuk memudahkan pada proses koagulasi dan dalam proses flokulasi. Dengan menambahkan suatu elektrolit tersebut kita dapat memilih gaya tolak menolak yang beketja antara suatu partikel koloid yang lebih besar, berbentuk lebih padat atau dense serta dapat dengan mudah untuk dilakukan filtrasi. Partikel koloid pada suatu cairan akan teradsorbsi dengan sangat mudah pada filter aidsny tersebut, filter aids dapat mengurangi kompresibilitase serta partikel yan berukuran kecil yang dapat menutupi suatu pori-pori membrane yang dapat membantu dalam mengurangi proses dalam suatu laju filtrasi (Sunardjo, 2011).

V.                ALAT DAN BAHAN

5.1  ALAT

Alat Manipulasi Destilasi Sederhana

1). Baskom

2). Termometer

3). Kaleng Roti

4). Selang

5). Obeng

6). Piring Kecil

7). Bunsen

8). Spiritus

 

Alat Manipulasi Destilasi Standar

1). Statif

2). Alat Pemanas

3). Klem

4). Kondensor

5). Soklet

6). Selang

7). Labu Destilat

8). Termometer

            5.2 BAHAN

                 Bahan Manipulasi Sederhana

                1). Korek Api

                2). Kapas

                3). Tape Ketan

               4). Air Dingin

               5). Air Es Batu


               Bahan Manipulasi Destilasi

               1). Tape

               2). Air

VI.             PROSEDUR KERJA

6.1  Manipulasi Alat Destilasi Sederhana

1.      Dimasukkan karet kedalam tutup kaleng yang telah dilubangi, agar uap tidak keluar melalui lubang-lubang

2.      Setalah itu dimasukkan selang untuk mengalirkan uap sehingga menghasilkan destilasi

3.      Lalu dimasukan ujung selang yang tdai kebaskom yang sudah dilobangi , sebagai kondensor

4.      disusun batu bata , yang diletakkan diatas batu bata adalah kaleng roti , setelah itu diletakkan bunsen dibawah kaleng roti

5.      Kemudian letakan baskom tadi sejajar dengan posisis kaleng roti

6.      Dan letakkan piring keci di posisi yang menyesuaikan baskom

7.      Lalu dimasukan tape ketan kedalam kaleng roti yang sebagai tabung destilasi

8.      letakkan termometer kedalam kaleng roti

9.      Setelah itu dimasukkan air dingin atas air es batu kedalam baskom, dan hidupkan bunsen untuk memanaskan sampel tepe yang ada di kaleng roti

10.  Amati apa yang terjadi

 

6.2  Manipulasi Desti;asi Standar

1.      Diletakkan 2 statif secara sejajar

2.      Diletakkan alat pemanas disalah satu statif

3.      Dipasang klem dengan tinggi yang berbeda

4.      Dipasang kondensor yang sebelumnya dipakaikan vaseline yang bertujuan sebagai perekat

5.      Dipasang soklet dan erlenmeyer diujung kondensor

6.     Dipakaikan selang untuk: air masuk dibuat dari bawah kondensor dan dihubungkan dengan sumber air, air keluar dibuat dari atas kondensor dan dihubungkan ke pembuangan air

7.   Kemudian dimasukkan labu destilasi kedalam pemanas dan terhubung dengan sisi kondensor yang berdiri

8.      Terakhir, dipasang termometer kedalam kondesor dengan sisi yang berdiri

VIDEO :

Destilasi Standar

https://youtu.be/8r0CWIGFYOc

Destilasi Standar

 https://youtu.be/DWhwPtg37Tg

PERTANYAAN

1). Jelaskan mengapa perlu memasukkan selang dan mengalirkan uap agar menghasilkan destilasi?

2). Mengapa pada baskom haru dimasukkan air dingin atau air es batu?

3). Pada percobaan tersebut jelaskan mengapa alat pemanas hanya diletakkan disalah satu statif?

Komentar

  1. Assalamualaikum perkenalkan saya Desri Indah Rahmadona A1C119041 akan menjawab pertanyaan no 1 selang sangat penting disini karena Selang berfungsi sebagai menghubungkan anatara kondensor dan wadah penampung destilasi sehingga cairan hasil destilasi akan tertampung dalam wadahnya seta untuk menyalurkan hasil destilasi yang sudah siap disalurkan.

    BalasHapus
  2. baiklah saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035) akan menjawab pertanyaan no.2
    Air dingin dimasukkan ke dalam baskom sebagai kondensorEkstrak tape ketan dimasukkan kedalam tabung destilasi kemudian dihidup kan spiritus untuk memanaskannya dan setelah uap naik tetesan pertama destilasi akan keluar

    BalasHapus
  3. Saya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab soal no 3. alat pemanas hanya diletakkan disalah satu statif karena pemanasan bahan destilasi cukup hanya menggunakan satu statif saja, Untuk proses keberlangsungan destilasi diluar pemanasan bisa menggunakan statif 1 nya lagi yang telah terhubung

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PERCOBAAN 9 REAKSI-REAKSI FENOL

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 PEMBUATAN SIKLOHEKSANON

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 EKSTRAKSI PELARUT