JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 REAKSI-REAKSI ALKOHOL

 

JURNAL REAKSI-REAKSI ALKOHOL

JURNAL PRATIKUM KIMIA ORGANIK I

 

DISUSUSN OLEH :

CYNTIA WIDI UDYA (A1C119011)



DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021

 

JURNAL PERCOBAAN 8“REAKSI-REAKSI ALKOHOL “

-APRIL 11, 2021

JURNAL PERCOBAAN

“REAKSI-REAKSI ALKOHOL “

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr .Drs.SYAMSURIZAL, M.Si

 

NAMA: CYNTIA WIDI UDYA

NIM: A1C119011

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

I.                   JUDUL                   :  Reaksi-Reaksi Alkohol

II.                HARI/TANGGAL :  Senin, 12 April 2021

III.             TUJUAN                :  Adapun tujuan pada praktikum kali ini adalah

                                   1). Dapat mengetahui identifikasi senyawa alkohol

                                   2). Dapat mengetahui reaksi pada alkohol

    IV.        LANDASAN TEORI

               Alkohol dapat dikatakan sebagai suatu senyawa yang mirip dengan air yang mempunyai hidrogen yang dirubah sebagai rantai suatu senyawa hidrokarbon. Alkohol ini memiiki suatu titik diddih yang dikatakan tinggi daripada senyawa alkana lainnya dikarenakan molekul yang terdapat dalam alkohol ini menghasilkan suatu ikatan yang disebut dengan ikatan hidrogen. Serta alkohol adalah suatu alkil yang dikatakan sebagai alifatis ataupun sebagai siklik. Kalau didalam senyawa alkohol mengasilkan suatu banyak cabang maka dapat dikatakan bahwa titik didih yang dihasilkan juga rendah (Brady, 1999).

               Sifat pada suatu alkohol alifatik disebabkan oleh ikatan hidrogennya yang menyatakan bahwa bertambahnya Panjang dari suatu rantai karbon pada alkohol dapat mempengaruhi suatu gugus hidroksil yang mempunyai sifat yang polar. Molekul yang berwujud seperti air pada alkohol ini memiliki suatu sifat yang agak kurang. Ketika suatu alkohol mendidih dengan suhu yang dapat dikatakan tinggi merupakan suatu senyawa yang memiliki suatu substituent yang sangat banyak variasinya (Petrucci, 1987).

               Reaksi substitusi dapat terjadi dalam alkohol bersamaan dengan reaksi eliminasi.  Alkohol yang mempunyai suatu rantai yang Panjang akan menghasilkan kelarutan yang rendah dan alkohol yang memiliki rantai Panjang memiliki sifat hidrofob dan hidrofil yang terdapat dalam suatu gugus hidroksil. Semakin banyak suatu gugus hidroksil akan membuat kelarutan yang terhadi didalam air menjadi besar (Hart, 1990).

               Asam karboksilat serta suatu aldehid dapat mengalami oksidasi yang dilakukan oleh alkohol, yaitu pada suatu akhol yang sekunder hanya dapat mengoksidasi senyawa keton. Lalu pada larutan yang bersifat basa alkohol yang tersier saja yang mampu tidak melakukan oksidasi. Alkohol ini memiliki dehidrasi yang dapat membentuk suatu senyawa alkena yang akan mengalami oksidasi (Mardzuki, 2004).

V.                ALAT DAN BAHAN

             5.1              Alat

1.      Tabung reaksi

2.      Pipet tetes

3.      Pipet volum

4.      Penyumbat tabung reaksi

5.      Rak tabung reaksi

6.      Pipet ukur

7.      Pro pipet

 

             5.2              Bahan

1.      Lucas

2.      Butanol

3.      2 butanol

4.      Fenol

5.      Kalium dikromat

6.      Asam sulfat pekat

7.      Aquades

8.      Dioksan

9.      NaOH 10%

10.  Iodin

 

VI.             PROSEDUR KERJA

 

6.1  Uji Lucas

1.      Masukkan larutan lucas kedalam tabung 3 reaksi masing-masing 2 ml

2.      Masukkan 6 tetes butanol kedalam sampel A

3.      Masukkan 6 tetes lautan butanol, 2 butanol kedalam sampel B

4.      Masukkan 6 tetes larutan fenol kedalam sampel C

5.      Ditutup masing-masing tabung reaksi

6.      Diguncang tabung reaksi sampai homogen

7.      Ditunggu sampai tabung reaksi mengeluarkan asap

8.      Catat waktu yang dibutuhkan untuk masing masing tabung reaksi mengeluarkan kabut

 

6.2  Oksidasi alkohol dengan asam kromat

1.      Dimasukkan 5 ml kalium dikromat kedalam  3 tabung reaksi

2.      Masukkan 2 tetes asam sulfat kedalam masing masing reaksi

3.      Masukkan beberapa tetes butanol kedalam tabung Reaksi A, 2 butanol    kedalam tabung reaksi B dan fenol kedalam tabung reaksi C

4.      Diguncangkan masing masing tabung reaksi dan amati apa yang terjadi

 

6.3  Uji iodoform

1.      Dimasukkan 2 ml aquades kedalam masing masing tabung reaksi

2.      Masukkan 3 tetes butanol kedalam tabung A, 2 butanol kedalam tabung B dan fenol kedalam tabung C

3.      Masukkn 1 ml NaOH kedalam masing masing tabung reaksi

Penambahan NaOH Jika alkohol larut dalam aquades

Penambahan dioksan jika alkohol tidak larut dalam aquades

4.      Ditambahkan 5 tetes iodin kedalam masing masing tabung reaksi

5.      Jika warna tidak terbentuk, maka selanjutnya dipanaskan kedalam waterbath

6.      Diatur suhu 60°C

7.      Ditunggu sampai terjadi perubahan warna

            LINK VIDEO:

            https://youtu.be/sf_JMyHFoRs

           PERMASALAHAN

           1). Jelaskan mengapa pada uji lucas sampel harus diguncang samapai homogen ?

           2). Menandakan apakah pada uji alkohol tersebut, tabung reaksi yang mengeluarkan asap?

          3).  Jelaskan mengapa jika alkohol larut dalam aquades harus ditambahkan NaOH

         Sedangkan pada alkohol yang tidak larut dalam aquades harus ditambahkan Dioksan?

 

      

Komentar

  1. Assalamualaikum. Saya Teguh Arizki (A1C119008) akan menjawab permasalah no 1.
    Pada uji lucas sampel harus diguncang samapai homogen agar dapat terjadi reaksi. Apabila telah terjadi reaksi, kita bisa mengamati apakah uji alkohol ini berhasil atau tidak.

    BalasHapus
  2. Saya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab pertanyaan no 2. Pada uji lucas , larutan lucas ,larutan butanol dan larutan fenol yang mana hasil akhir terjadi ketiga tabung reaksi yang berisi ketiga larutan tersebut mengeluarkan uap atau kabut berarti bahwa uji tersebut terbukti menandakan adanya proses reaksi alhokol yg terjadi dalam larutan tersebut

    BalasHapus
  3. baiklah saya Marwina Apriyanti (A1C119017) Izin menjawab pertanyaan nomor 3. alkohol larut dalam aquadest perlu ditambahkan katalis NaOH adalah karena dapat mempercepat tercapainya
    keadaan kesetimbangan.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PERCOBAAN 9 REAKSI-REAKSI FENOL

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 PEMBUATAN SIKLOHEKSANON

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 EKSTRAKSI PELARUT