JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 PEMBUATAN SIKLOHEKSANON
JURNAL PEMBUATAN SIKLOHEKSANON
JURNAL PRATIKUM KIMIA ORGANIK I
DISUSUSN OLEH :
CYNTIA WIDI UDYA (A1C119011)
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
JURNAL PERCOBAAN 10“PEMBUATAN SIKLOHEKSANON“
-APRIL 25, 2021
JURNAL PERCOBAAN
“PEMBUATAN SIKLOHEKSANON “
DOSEN PENGAMPU :
Dr .Drs.SYAMSURIZAL, M.Si
NAMA: CYNTIA WIDI UDYA
NIM: A1C119011
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
I. I. JUDUL : Pembuatan Sikloheksanon
II. II. HARI/TANGGAL : Senin, 26 April 2021
I III. TUJUAN : Adapun tujuan pada percobaan kali
ini adalah
1). Dapat mengetahui
identikasi kelompok senyawa
pada
sikloheksanon
2). Dapat
mengetahui reaksi-reaksi yang terjadi pada
sikloheksanon
I IV. LANDASAN TEORI
Banyak beraneka ragamnya reaksi yang terjadi
pada suatu senyawa alkohol ,yaitu reaksi oksidasi, reaksi esterifikasi,
reaksi eliminasi dan juga reaksi
substitusi. Macam-macam alkohol seperti ada pada alkohol primer, alkohol
sekunder serta alkohol tersier terjadi suatu proses oksidasi yang fungsinya
sebagai suatu pengidentifikasian. Aldehid merupakan suatu hasil dari proses oksidasi
alkohol primer sedangkan keton merupakan suatu hasil dari proses oksidasi yang
dihasilkan dari reaksi alkohol sekunder dan yang terakhir adalah alkohol
tersier yang tidap melakukan suatu proses reaksi oksidasi pada dirinya
(Fessenden, 1982).
Proses dari reaksi reduksi dan
oksidasi didalam suatu senyawa organaik sangat erat dengan suatu atom oksigen
transfer serta atom hidrogen transfer. Alkohol adalah salah satu dari senyawa organic
yang terdapat suatu gugus hidroksil didalamnya dikarenakan adanya ikatan sebuah
atom yang memiliki suatu sifat karbon jenuh pada atomnya. Dengan adanya gugus
karbonil tersebut pada alkohol memepermudah untuk melakukan suatu penggolongan
berdasarkan pada suatu jenis atom karbon (Riswayanto,2009).
Sikloheksanon ini adalah salah satu suatu
yang penting untuk menghasilkannya suatu kepekatan dalam suatu pembuatan dasar
pada plastic dan juga pada nilon. Senyawa sikloheksanon ini merupakan suatu
senyawa yang dihasilkan dari suatu reaksi oksidasi pada alkohol sekunder yang
asiklik yang berubah menjadi suatu senyawa keton (Harsanto, 2012).
Keton adalah suatu contoh yang
terdapat pada senyawa organic yang merupakan padan karbon karbonilnya yang
dapat berikatan pada dua karbon lain. Senyawa keton ini dapat dengan mudah membentuk
suatu padatan pada suhu yang tinggi serta mudah dalam melakukan polimerisasi
yang kondensasi. Keton dapat menciptakan suatu hasil yang disebut dengan gaya
tarik menarik elektrostatik yang memiliki sifat relatif yang kuat diantara
molekulnya (Wilbram, 1992).
Senyawa organic sikloheksanon ini terbentuk dari suatu cairan yang
berminyak serta mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Sikloheksanon bila
direaksikan dengan air akan bereaksi desikit dengan air atau dalam kata lain
hanya sedikit yang dapat larut didalam air. Pembuatan sikloheksanon dibuat dengan
suatu kalium kromat yang digunakan sebagai oksidator pada suatu suasana yang
bersifat asam (Liang, 2012).
V. v. ALAT DAN BAHAN
5.1 Alat
1. Foil minimum aidid melton
2. Gelas kimia
3. Spatula
4. Sendok
5. Alat penyaringan
6. Pompa
5.2 Bahan
1. Larutan sikloheksanon
2. Larutan hidroksida
3. Larutan hidroksilamina hidroklorida
4. Air hangat
5. Air dingin
6. Larutan keton
7. Methanol
VI. PROSEDUR KERJA
- Pertama-tama mempersiapkan
larutan sikloheksanon terlebih dahulu
- Lalu menunggu 4,5 natrium
hidroksida
- Mencampurkan natrium hidroksida
dengan hidroksilamina hidroklorida untuk membuat hidroksilamina bebas yang
akan bereaksi dengan keton
- Diaduk dalam gelas kimia kecil
lalu ditambahkan natrium hidroksida dan sedikit air
- Gunkan air hangat untuk
melarutkan larutan
- Lalu diaduk kembali selama beberapa menit
- Ditambahkan keton cair ke larutan hidroksil amina
- Mengaduknya kembali sebentar agar fotone dapat bereaksi
- Gunakan spatula untuk memecah semua gumpalan dalam campuran
- Biarkan campuran menjadi dingin selama 30 menit
- Siapkan alat penyaringan untuk melakukan proses penyaringan
- Cuci endapan yang dihasilkan menggunakan 20 ml air dingin
- Setealah itu diaduk menggunakan sendok
- Dikeringkan di pompa selama kurang lebih 15 menit
- Melakukan pengurangan senyawa menggunakan foil minimum aidid melton menggunakan methanol dan air sebagai co
- Digunakan pelarut untuk lembu dengan menggunakan aluminium foil dengan jumlah 4x molar yang digabungkan
7.
LINK VIDEO :
PERMASALAHAN
1).
Mengapa pada percobaan sikoheksanon ini harus menggunakan suatu hidroksilamina
bebas ?
2). Jelaskan mengapa setelah
dihasilkannya suatu endapan , endapan tersebut harus dicuci
kembali mengunakan air dingin?
3). Apa yang membuat harus dilakukannya
pengurangan senyawa menggunakan foil
minimum aidid melton serta dengan
menggunakan suatu methanol dan air ?

Assalamualaikum. Saya Teguh Arizki (A1C119008) akan menjawab permasalah no 2.
BalasHapusPencucian bertujuan untuk membersihkan cairan yang masih ada pada endapan, sehingga setelah pencucian dan kemudian dikeringkan, yang tersisa murni endapan.
Baiklah perkenalkan saya Ike Sonia (A1C119032) akan menjawab permasalahan nomor 3. Hal tersebut dilakukan agar mengurangi kontaminasi dengan lingkungan sekitar
BalasHapusSaya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab pertanyaan no 1. Fungsi ditambahkan hidroksil aminaadalah sebagai keton cair dalam larutan dan disisi lain berfungsi agar fotone dapat bereaksi dalam larutan yg sedang dibuat
BalasHapus